Bersama ukiran ini,
Selalu terselip namamu
Tiada yang mampu menggantikanmu
Tiada yang bisa menandingimu
Pada-Mu lah ku bercurah
Tangis perih hembus nafasku
Tetesan keringat ini
Ku sembahkan untuk-Mu
Percaya..
Kata itu yang saat ini ku genggam
Beralaskan selembar keyakinan
Ku letakkan rasa itu
Beriringan syair surga
Ku sertakan do’a ku
Betapa indah langkahku
Langkah menuju cintamu
Yang selama ini selalu ku nanti
Rasa anugerah itu dari-Mu
Dimana?
Dimanakah akan ku temukan?
Sampai kapan ku akan mencari?
Letih jiwa ini merana
Letih nurani ini meratap
Dan kini..
Ku berhenti sejenak di jalan ini
Aku ingin kembali ke jalan baru
Dan disana ku temukan bayangannya
Inikah jawaban dari-Mu, Tuhan?
Ataukah hanya akan menjadi harapan sirna?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar