Hari ini kucoba rangkai kata-kata sederhana
Ku jentikkan jariku, dan ku kirimkan padanya
Hati ini bergemuruh menanti suatu balas
Mata ini mulai sembab dengan bayang-bayang
lensanya
Mata yang dulu melihatnya kini berair
Air itu mengalir disamping benda yang dulu
menghirup nafasnya
Membekas pada yang dulu dicubitnya
Melewati dua garis yang dulu mengembang senyum
Hingga akhirnya ia jatuh pada lahan yang dulu
menjadi pijakanku dengannya
Debu-debu gersang berterbangan
Menjadi selimut menutup kenangan
Kenangan-kenangan dalam kertasnya
Kini suram tanpa dirinya lagi
Bekas jemari yang dulu berirama dalam kisahku
Kini mengering dan hilang
Tak ada pengandaian yang tak bisa berandai
Dengan suatu pengecualian
Tanpanya yang kuandaikan
Bernaung cerita lama yang kini telah hangus
Saat ini, kedua jemari kami tlah renggang
Tak saling bersentuhanSudah berbeda angin
Berbeda pijakan
Berdiri sendiri-sendiri dengan senyum
masing-masing
Ku harap kita masih akan saling memandang
kembali
Meskipun berbeda lahan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar