Parasmu, memancarkan alunan kasih tak berkisah
Mendayu-dayu, pelan, indah
Senyap ini mendamaikan jiwa raga
Menerbangkan segala angan
Menggantungan impian terkagum
Tangan itu adalah sentuh yang ku pendam
Tak lebih dari pandangan awal
Awal saat mata ini terjatuh pada sosokmu
Menjalar pada seluruh hembusan
Yang dengan beraninya memanggil
Ku tuai setiap kata, tanpa pangkal tak berujung
Dalam senyummu yang tertutup
Dalam lembutmu yang tersembunyi
Disitu, kudapati sepucuk harum keagungan
Kakanda, izinkanku terbang bersama sang khayal
Merajut senyum dan lembutmu dalam rasaku
Ya.. meski dengan atau tanpa dirimu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar