Saat mentari mencapai puncak
Panggilan adzan mulai diserukan
Para umat tertawa canda dengan dirinya
Tapi.. di ujung ruangan itu
Ada apa disana?
Ada siapa disana?
Entahlah, tak begitu jelas terlihat
Terdengar hembusan nafas penuh tanda
Terdengar tangisan perjuangan
Merintih kesakitan perlahan membuat sesosok
itu hendak tersungkur
Teriakan itu semakin keras, semakin keras, dan
menggemparkan seluruh ruangan
Sang mentari menyoroti dari balik ventilasi
ruangan
Ketika itu, jerit tangis manusia berubah
seketika,
Tangis itu berubah menjadi suara malaikat
Ya.. malaikat itu telah menjeritkan dunia
Dan sesosok wanita itu sekarang disebut ‘IBU’

Tidak ada komentar:
Posting Komentar