Terkadang
hidup ini memang penuh liku, tapi itulah yang membuatnya menjadi indah. Karena,
jika jala hidup ini lurus, tak akan pernah ada warna dan pasti hanya akan
berjalan dengan monoton. Begitu juga dalam urusan cinta. Sebelum kita
mendapatkan yang sesuai, pasti kita akan mendapatkansesuatu yang buruk, yang
terkadang menyiksa kita. Mengagumi seseorang dan mengharapkannya bersama kita. Hal
wajar tapi cukup menguras tenaga. Butuh energi untuk terus berfikir “haruskah aku
terus berharap”. Tak ada yang tahu akan berbawa apakah kesabaran ini. Memang kesempurnaan
yang ada dalam dirinya bisa membuat kita terus saja terbayang olehnya.dengan jarak yang begitu sangat jauh, bertatap muka
pun dengan keterbatasan waktu. Adakah dia memiliki rasa yang sama, seperti yang
kini aku ada dalam hati kita. Cukup terbayang dengan mengenalnya kita bisa
menemukan sesosok kita yang sesungguhnya. Namun begitu cepat kita terlepas
kembali tanpa ada kata nasihat darinya, kita terpuruk. Merindukan sesosok yang
dapat mengayomi kita. Kecuali dia yang tak dapat mengartikan pertemuan itu. Dia
yang hanya melihat kesempurnaan tanpa memetik suatu hal yang berguna. Tentu semua
hanya akan sia-sia semata. Mengapa kita terus memikirkan hal yang tak pasti? Bukankah
itu percuma. Sama saja dengan menyepelekan takdir. Lebih baik kita melakukan
sesuatu yang berharga yang saat ini masih bisa kita lakukan, dan anggap saja
ini semua demi dia yang kita anggap lebih. Teruslah berjalan ke puncak untuk
menggapai cita menuju TAKDIR & melewati HARAPAN :))

Tidak ada komentar:
Posting Komentar